Kalau Anda mau tahu apa itu Paluisme, bergurulah pada Novantoe.
Beliaulah contoh paluist yang tercerahkan. Berkat lakunya di bawah pohon Budi
Tiank Listrik, dengan menjalani puasa yang sangaat ketat, keajaiban bermula.
Orang dengan tingkat spiritualitas melebihi langit ketujuh. Aksi akrobatik yang
sedang beliau mainkan tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Orang
sembarang, nona, tak sampai pikirnya berbuat kelucuan macam itu. Macam-macam
manusia sudah abang temui, dek, kalah sama kebadutan beliau. Hanya paluist
sejatilah yang mampu berperan demikian.
Satu hal yang diyakini penganut paluisme : Hiduplah dengan jenaka.
Karena dengan kejenakaanlah apapun akan memakmurkan.
Lihatlah! Betapa sekarang pengusaha bakpao semakin bertambah kaya,
orderan tak pernah putus saban detiknya, mengalir deras bagai air Barito yang
membanjiri rumah-rumah warga. Dimana-mana, semua mulut, Tiang listrik
diperbincangkan tak henti-hentinya. Seperti waktu yang melindas-habis hari-hari
Kapuas yang semakin menua, sementara Band tak menghasilkan melodi apa-apa.
Tiada berkah. Sang bunga lupa akar-akarnya. Berbagai macam dan jenis tawaran
datang dari segala penjuru kepada the Almighty Tiank, dari hanya sekedar
berselfie sampai sesajen berbagai rupa dan tampang. Satu kata kunci makhluk
tadi mendapatkan ketenaran, J E N A KA. Jenaka. Iya, kejenakaan membawa BERKAH.
Paluisme BERKAH.
Pantaslah kata "Yang Mulia" kita sematkan di depan nama
beliau (?).
Catatan:
Ayat-ayat ini boleh dishare. Tapi jangan sedua-dua kali menggunakan
ayat suci untuk tujuan poligelitik.
Tras Paluius,
Pendiri (sekaligus nabi) Paluisme
0 Comments: